Kementerian Agama Republik Indonesia / Kabupaten Kotabaru Tanjung Seloka, Pulau Laut Selatan

Perencanaan Pembelajaran dan Asesmen

Kurikulum Madrasah · Tahun Ajaran 2026/2027

Cara madrasah merencanakan pembelajaran, memberi umpan balik, dan mendampingi perkembangan murid.

Perencanaan yang Berangkat dari Kebutuhan Murid

Guru menurunkan capaian pembelajaran (CP) menjadi tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP). Kesiapan murid, karakteristik materi, sumber belajar, kriteria ketercapaian, dan kebutuhan dukungan dipertimbangkan sejak awal. Perencanaan dapat disesuaikan berdasarkan hasil asesmen dan refleksi.

Komponen Perencanaan

  • Identitas pembelajaran dan pemetaan kesiapan murid.
  • Materi esensial, dimensi profil lulusan, dan nilai Panca Cinta.
  • Capaian dan tujuan pembelajaran serta kriteria ketercapaiannya.
  • Langkah kegiatan dan sumber belajar yang sesuai usia.
  • Asesmen, instrumen, rubrik, dan umpan balik.
  • Pendampingan, remedial, pengayaan, serta refleksi guru dan murid.

Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran mendalam
PrinsipPenerapan
BerkesadaranMurid memahami tujuan, proses, dan perkembangan belajarnya.
BermaknaPengetahuan dikaitkan dengan pengalaman dan persoalan nyata.
MenggembirakanMurid belajar dalam suasana aman, dihargai, dan mendapat ruang untuk berpartisipasi.

Panca Cinta dalam Pembelajaran

  • Cinta Allah dan Rasul-Nya.
  • Cinta ilmu.
  • Cinta lingkungan.
  • Cinta diri dan sesama.
  • Cinta tanah air.

Asesmen sebagai Bagian dari Belajar

Asesmen sebagai bagian dari belajar
BentukTujuan
Asesmen awalMengenali kesiapan dan kebutuhan belajar; tidak digunakan untuk memberi label pada anak.
Asesmen formatifMemberikan umpan balik dan membantu guru menyesuaikan pembelajaran.
Asesmen sumatifMenilai ketercapaian tujuan pada akhir lingkup pembelajaran berdasarkan bukti yang relevan.

Bukti Belajar dan Tindak Lanjut

Bukti dapat diperoleh melalui pengamatan, produk, proyek, kegiatan lisan atau tertulis, diskusi, dan portofolio. Kriteria ketercapaian disusun sesuai tujuan pembelajaran. Remedial diarahkan pada bagian yang memerlukan pendampingan; pengayaan memberikan tantangan lanjutan. Dokumen ini tidak menetapkan satu angka KKM yang berlaku otomatis untuk seluruh tujuan.

Kenaikan Kelas, Kelulusan, dan Transisi Kelas I

Pertimbangan dewan guru mencakup penyelesaian program, perkembangan kompetensi dan karakter, kehadiran beserta keadaan yang memengaruhinya, serta bukti asesmen. Kehadiran bukan satu-satunya ukuran. Murid kelas I mendapat masa adaptasi dan pengenalan lingkungan belajar melalui Matamuda, dengan asesmen awal yang sesuai perkembangan anak.